February 11, 2026

Semarak HUT ke-25 Provinsi Gorontalo Dimulai dari Desa Daenaa, Warga Nikmati Layanan Terpadu

0
IMG-20251125-WA0039

Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar bakti sosial dan hiburan rakyat di Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Senin (25/11/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.

Pelaksanaan pembuka HUT di desa menjadi pola baru Pemprov Gorontalo. Jika sebelumnya perayaan lebih banyak terpusat di ibu kota provinsi, tahun ini pemerintah memilih mendekatkan seluruh rangkaian acara ke masyarakat di tingkat akar rumput. Sejak pagi, warga Desa Daenaa tampak antusias memanfaatkan berbagai layanan terpadu yang dihadirkan pemerintah. Di lokasi, tersedia pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pangan murah, pembagian paket sembako kepada 50 kepala keluarga, serta pelayanan administrasi kependudukan mulai dari perekaman e-KTP, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga layanan Samsat keliling.

Tak hanya layanan publik, suasana peringatan juga dihidupkan dengan beragam kegiatan sosial dan hiburan. Pentas seni siswa SMA Negeri 1 Limboto, aksi bersih-bersih lingkungan, sunatan massal, layanan konseling psikolog melalui program SAPA 129 mobile, hingga pelayanan perizinan dari instansi terkait turut mewarnai kemeriahan di Desa Daenaa. Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa perayaan HUT ke-25 tahun ini sengaja dirancang lebih inklusif dengan melibatkan masyarakat luas, bukan hanya kalangan tertentu di pusat pemerintahan. Ia berharap pola baru ini mampu memperkuat kedekatan pemerintah dengan warga.

“Biasanya perayaan ulang tahun provinsi lebih banyak terpusat di tingkat provinsi. Tahun ini kami balik polanya, supaya masyarakat di desa juga bisa merasakan langsung semarak HUT ke-25,” ujar Gusnar dalam sambutannya.

Gubernur juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan Gorontalo ke depan semakin maju dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga. Momentum seperempat abad Provinsi Gorontalo, menurutnya, harus menjadi titik penguatan kualitas pelayanan publik.

“Melalui kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, kami ingin 25 tahun Gorontalo bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bahwa pemerintah wajib terus meningkatkan pelayanan dan menghadirkan kesejahteraan hingga ke pelosok,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menekankan bahwa paket bakti sosial dan layanan terpadu ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan berpenghasilan rendah. Ia mendorong warga, terutama kaum ibu, untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan.

“Selain pembagian beras dan minyak goreng, ada juga cek kesehatan gratis. Kami sangat berharap ibu-ibu dan keluarga bisa memanfaatkan layanan ini, karena menjaga kesehatan jauh lebih penting daripada mengobati,” tutur Idah Syahidah.

Usai membuka kegiatan di Desa Daenaa, Idah Syahidah melanjutkan agenda menghadiri pelaksanaan sunatan massal di RS Ainun. Kegiatan ini masih menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo. Pemprov Gorontalo sendiri telah menyiapkan sejumlah agenda besar dalam rangka perayaan seperempat abad provinsi ini. Di antaranya penanaman pohon, bakti sosial dan hiburan rakyat di seluruh kabupaten/kota, Apel Akbar ASN pada 1 Desember, Gorontalo Berzikir pada 4 Desember, Rapat Paripurna HUT ke-25 pada 5 Desember, event Gorontalo Half Marathon pada 7 Desember, hingga pelaksanaan operasi jantung terbuka yang dijadwalkan pada 11–12 Desember 2025.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum penguatan solidaritas sosial dan peningkatan kualitas layanan publik di Provinsi Gorontalo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *